Itinerary perjalanan 11 hari ke Korea Selatan

Friday, May 13, 2016

Korea tidak pernah masuk travel wishlist-ku, tapi aku selalu tidak tahan dengan godaan tiket murah, apalagi dengan harga Rp 3,1 juta PP aku sudah sampai Korea Selatan, jadi kenapa tidak? Bahasa mungkin salah satu kendala yang dihadapi waktu travel di negara ini, selain karena tidak familiar dengan bahasa Inggris, tulisan yang mereka gunakan pun menggunakan tulisan Hanggul sehingga kita agak kesulitan membaca informasi, tapi nggak usah ragu untuk travel ke sini walaupun tidak bisa berbahasa Korea karena orang orang disana suka membantu apalagi sekarang banyak aplikasi di smartphone yang bisa kita gunakan.

Bagaimana dengan lokal transportasi? Bagi yang sudah terbiasa membaca jalur MRT Singapore pasti tidak akan menemukan kesulitan untuk membaca subway di sini hanya saja line subway Korea lebih banyak jadi agak rempong kalau kita tidak tahu kita berada di line mana dan tujuan kita di line mana, saya personally lebih suka menggunakan aplikasi subway di handphone daripada membawa hardcopy map subway. Di station Korea tidak terdapat counter customer service seperti di Singapore jadi jika kita mengalami kendala degan kartu T-money kita harus menekan help button yang terdapat di mesin scanning kartu T-money dan petugas akan menanyakan masalah yang kita hadapi, jika diperlukan mereka akan datang kalau tidak mungkin hanya memberikan verbal intstruksi. Untuk lokal bis saya hanya menggunakan bis dengan rute-rute yang telah jelas yang sudah saya dapatkan informasinya dari internet. Mungkin saja ada bis yang yang dari Hongdae ke Gangnam atau ketempat lainnya (direct) yang jarak tempuhnya mungkin lebih singkat daripada harus transfer subway yang lumayan jauh, sayang informasi mengenai bis ini tidak ada ataupun kalau ada dalam tulisan Hangul.

Itinerary Korea (11 hari) yang berhasil dieksekusi

Day 1, Jakarta – Kuala Lumpur
Berangkat malam hari dari Jakarta, tidur di KLIA2

Day 2, Kualalumpur – Seoul (Inchieon Airport-Hongdae-Sinchon)
Berangkat pagi dari KL, sampai di Seoul sekitar pukul 15.30, dari airport naik AREX all stop ke hostel. Train ini bisa menggunakan T-money (T-money bisa dibeli di lantai dasar di GS25 atau 7 eleven). Dari hostel jalan kaki ke Sinchon (20 menit), lebih praktis daripada naik turun subway.

Day 3, Seoul (Explore Palace quarter) – Busan

Trickart hostel-Gyeongbokgung Palace (Gyeongbokgung Station exit 5)-Blue House (Cuma lihat dari jauh)-National Folk Museum (numpang lewat)-Samcheongdong-gil Road-Bukchon Hanok Village (tidak kesampean dan harus di postponed)-Changdeokgung Palace & Huwon(Secret Garden)-Insadong-Trickart hostel-Seoul Station-Busan
Tips:
  • Jika ingin mengunjungi Gyeongbokgung Palace dan Secret Garden, lebih hemat beli tiket terusan KRW 10.000 yang bisa digunakan untuk 4 Palace (Gyeongbokgung, Changdeokgung+Secret Garden, Changgyeonggung, Deoksugong) dan juga Jongmyo Shrine. Untuk informasi operating hours, tiket masuk dan lokasi bisa langsung dicek di web.
  • Booking online tour Secret Garden (free) minimal 1 hari sebelumnya disini.karena setiap tour dibatasi cuma 50 orang. Tempat ini menurut saya wajib untuk dikungjungi, karena sanat indah yang berlokasi didalam area Changdeokgung Palace, musim yang paling bagus untuk mengunjunginya adalah musim gugur.
  • Bukchon Hanok Village bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari Gyeogbokgung Palace, ambil exit yang mengarah ke arah National Folk Museum sebelah kanan palace, exit ini akan membawa kita ke Samcheong-ro road, berjalan kearah kiri kemudian menyebrang jalan dan langsung belok kanan dan kita akan menyusuri Bukchonro 5th Street, jalan lurus aja sampai ketemu dengan perempatan, disudut jalan akan menemukan Bukchon Tourist Information, disini kita bisa mengambil map dan mendapatkan banyak informasi. Di kiri jalan Bukchonro ini banyak cafe cafe, jika ingin explore lebih banyak cafe area ini bisa masuk ke dalam alley disamping cafe/restaurant tetapi dengan mengambil option ini maka jalan ke Bukchon Hanok Village lebih memutar dan sedikit lebih jauh. Sementara di kanan ujung jalan Bukchonro ini (sebelum perempatan) kita akan menemukan 1 shopping alley, banyak restaurant/cafe kecil disini harganya lumayan murah, diujung alley ini bahkan bisa ada fasilitas untuk mendapatkan foto langsung cetak GRATIS! Menarik bukan ?
  • Bukchonro 5th Street ini juga akan membawa kita Changdeokgung Palace, tinggal menyebrang jalan dari perempatan kita akan berada di Bukchonro 4th Street dan jalan lurus saja (sekitar 20 menit) maka kita sudah sampai di bagian belakang palace ini, pintu masuk berada di sebelah kanan kita. Untuk masuk ke Secret jangan sampai telat karena kalau telat kita tidak bisa ikut lagi jadi harus nunggu di tour selanjutnya atau keesokan harinya. 
  • Dari Changdeokgung ke Insadong jalan kaki lagi ke Insadong (20 menit), di Insadong tas nya lumayan murah (toko nya dekat dengan tourist information centre) tetapi belanja yang lainnya mahal.
  • Diantara option bus, KTX dan kereta biasa kami memilih kereta biasa (Mugungwa) dari Seoul ke Busan pukul 22.50 (biar hemat hotel 1 malam). Walaupun kereta ini adalah jenis kereta antar kota yang paling murah tapi keretanya nyaman banget, mungkin sejenis eksekutif kalo di Indonesia bedanya kita tidak diberikan selimut tipis dan bantal dan 1 lagi kereta ini “pelit” stop kontak karena stop kontak hanya ada 2 (mungkin 4?) yaitu kiri kanan kursi paling depan di setiap gerbong, sementara di Indonesia setiap baris kursi punya stop kontak masing-masing.
Day 4, Hostel – Gamcheon Culture Vilage-Igadae Park-Oryukdo Skywalk-Hostel-Jagalchi Market (jagalchi station exit 10)-Shinsegae Centum City Mall -Gwangalli Beach & Gwangandaegyo Bridge (Gwangan Station exit 5)

  Tips:
  • Untuk menuju Gamcheon naik subway ke Toseong Station, keluar dari exit 6 jalan terus dan belok kanan di sudut jalan dan jalan lurus saja sampai ketemu bus stop di depan Pusan National University Hospital (cancer centre), naik bus 1-1,2,2-2 minta diturunin aja di Gamcheon (pasti banyak yang turun disini), Gamcheon ini lokasinya sebelum halte, jadi waktu turun di bus stop kita harus berjalan sedikit dari arah bus datang. Gamcheon Village ini berbentuk huruf U, sebagian tempat yang dihighlight di map tidak berada di ruas jalan utama tetapi di ruas jalan kecil diatas (agak menanjak sedikit). Jika telah selesai explore Gamcheon sebaiknya putar balik saja ke arah dari arah kita datang karena lebih dekat. Jalan terus juga bisa (yang kami lakukan), tetapi ternyata lebih jauh, kira kira 1 bus stop. Untuk kembali ke subway kita harus naik bis di sebrang jalan dan naik bis yang sama ke arah station, turun disebrang jalan subway (tidak persis didepannya).
  • Long Trail Igadae Park – Oryudo Skywalk (3 jam trekking) 
  1. Dari station Kyunsung Univ (exit 5), begitu keluar langsung jalan ke arah kiri sampai sudut jalan terus belok kanan, setelah itu jalan lurus saja sampai ketemu bus stop dekat dengan Paris Baquette, dari bus stop ini naik bisa naik semua bis 20s (24,27 dll) dan juga 131 (source:cityawesome.com). Ada beberapa bus stop disini, pastikan kalo kita berada di bus stop yang benar, check di bus stop apakah ada no bis tujuan kita.
  2. Dari Namcheon Station (exit 3), jalan lurus dan belok kiri pada belokan pertama, jalan terus sampai ujungg jalan dan kemudian belok kanan dan kemudian belok kiri lagi, jalan terus sampai melewati perempatan jalan di Mega Mart dan jalan terus sampai ketemu Igadae Park (source:citawesome.com) 
  • Menurut source tersebut poin 1 adalah rute dengan jalan kaki yang paling pendek (10 menit) sementara poin 2 memakan waktu 20-25 menit. Kami mencoba option 1 diatas tetapi ternyata lebih dari 10 menit bahkan mungkin lebih dari 30 menit kami baru ketemu pusat informasi dan dari sini juga ada rute untuk menuju view poin (mungkin 10 menit yang dimaksudnya adalah sampai dengan lokasi awal igidae parknya, tempat trekking dimulai)), kami akhirna naik village namgu bis no 2 ke Oryudo Skywalk. 
  • Short Trail Igadae Park – Oryudo Skywalk => Dari Kyungsung Unit (exit 5), naik bis no 27 (bus stop sama dengan poin 1 pada long trail) turun di halte Oryudo Skywalk, dari sini viewpoin Igadae Park tinggal jalan aja dan kita juga bisa langsung menikmati view dari Oryudo Skywalk ini. Bus 27 ini juga bisa diambil dari Busan station (tetapi saya tidak tahu bis stop yang mana), karena kami menggunakan bus 27 ini untuk jalur pulang Oryudo Skywalk – Busan Station (sekitar 1 jam). 
  • Untuk menikmati view coastaline dari Igadae Park, ikuti petunjuk jalan dekat dengan Oryudo Skywalk ini, dan kita bisa menikmati view Gwangli bridge dari suspension bridge di lokasi ini dan beberapa viewpoint lainnya, dan memakai jalur ini sebagai jalur pulang kembali atau bisa juga sebagai long trail trekking jika kita memutuskan untuk berjalan terus dan ending di Igadae Park bus stop atau Namcheon bus stop (kurang lebih 3 jam lagi).
Day 5, Hostel-Gamcheon Culture Village-Haedong Yonggungsa Temple-Gukje Market(Gukje Station exit 7) -Hostel-Sokcho
Yonggungsa Temple dapat dicapai dari Haeundae Station (exit 7), naik bis 181 didepan exit tersebut (bus stop berada tepat didepan kita saat keluar dari exit 7), turun di halte Yonggungsa Temple, dari halte ini harus jalan 30 menit lagi untuk sampai ke lokasi.
 
Day 6, Seoraksan National Park
Naik bis no 7 atau 7.1 dari Sokcho Express/Intercity Bus Terminal atau bus stop lainnya di sekitar hotel, sepanjang bus stop tersebut dilewati. Kalau dari Rocustel lokasi bus stopnya adalah di seberang kanan jalan Rocustel, berjalan sekitar 7 menit dari hotel (lama perjalanan bus sekitar 30-45 menit).
Puncak tertinggi adalah Daecheongbon (1,708m) tetapi yang paling umum didatangi adalah Ulsanbawi Rock (sekitar 3,3km dengan perjalanan sekitar 3 jam) dan Gwonggeumseong Fortress yang dicapai dengan Cable Car (KRW 9000), di lokasi National Park ini terdapat juga Baekdamsa Temple dan juga air terjun Biryong.


Space yang lebar didalam bus Sokco-Chuncheon
Day 7, Sokcho-Nami Island-Petite France-The Garden of Morning Clam-Cheongpyeong station-Silloam Sauna (Seoul)
Sokcho – Nami, dari Sokcho intercity terminal naik bus ke Chuncheon Intercity bis kemudian dari sini naik bis lagi ke Cheongpyeong Terminal, dari terminal ini kita bisa langsung naik Cheongpyeong tour bus (sama dengan Gapyeong tour bus) ke Nami, Petite dan The Garden Morning Clam.
Jadwal dan Rute Gapyeong tour bus


Day 8, Silloam Sauna-Orange Hongdae Guesthouse-Naksan Park & Ihwa Mural Village (Hyewa Station exit 2)-Bukchon Hanok Village- Myeongdong-Namsan Tower-Hotel

Tips
  • Lokasi Naksan Park dan Ihwa Mural Village ini ada di kaki bukit, untuk menuju kesini kita akan melewati jalan jalan kecil dan banyak tangga tangga yang banyak dipenuhi mural (walaupun tidak semua tangga). Dari Hyewa Station exit 2 berjalan lurus sekitar 200m, kemudian belok kiri ke jalan Dongsung-gil dan jalan terus, kemudian belok kanan ke jalan Naksan Gongson-gil dan jalan terus menuju Naksan Park.
  • Barang barang yang dijual di Myeongdong menurut saya agak mahal, produk yang sama bisa kita dapatkan lebih murah di Ehwa Woman University.
  • Namsan Tower dengan Cable Car (KRW8.500) : Dari Myeongdong subway station ada shuttle bus menuju cable car station yang berangkat setiap satu jam sekali, berwarna kuning dan hijau dengan tulisan Namsan Cable Car Shuttle atau bisa juga jalan kaki sekitar 15-20 menit dari Myeongdong station (exit 3), ikuti jalan sebelah kanan hotel Pacific, lokasi station ini tidak jauh dari Shinsigae Dept Store. Untuk sampai ke dalam stationnya, kita harus naik "sidewalk elevator" (Namsam Orumi) sekitar 5 menit, lokasi lobby/ticket officenya ada di gedung sebelah kiri dari Namsan Oromi exit.
  • Namsan Tower dengan Bus  (KRW 1200) - Bus no 02: Chungmoro station exit 2 (di depan daehan cinema) ; Dongguk Univ Station exit 6 - Bus no 03:  Seoul Station exit 9 ; Itaewon Station exit 4 ; Hanganjin Station (in front of exit 2)
Day 9, Hostel-Ehwa Woman University(exit 2 atau 3)-Dongdaemun Market(Dongdaemun Station Exit 6 & 7) -Namdaemun Market-Itaewon-Gangnam-Hostel
  • Diantara tempat shopping yang saya datangi Ehwa merupakan pasar fashion yang paling murah (selain Nampo underground station di Busan). Rata-rata mereka menjual KRW 10.000/pcs (bahan dan modelnya bagus), bahkan ada 1 toko yang menjual rata-rata KRW 5.000/pcs
  • Dongdaemun Market merupakan area belanja yang sangat luas, disini terdapat pasar tradisional dan juga shopping center yang buka 24 jam (tidak semua toko) yang menjual secara retail dan juga wholesale, bagi yang rencana belanja buat dijual lagi disinilah tempatnya. Untuk retail store buka dari jam 10.00am-05.00am(besoknya), berada di sekitar Doosan Tower, beberapa shopping mall di area ini adalah Doota, Migliore, Good Morning City, Freya Town, LOTTE FITIN and Hello apM sementara untuk yang wholesale buka dari jam 08.00pm-05.00am yang berada di sekitar Dongdaemun History & Culture Park, beberapa shopping mall di area ini adalah Designer's Club, Migliore Valley, Nuzzon and Gwanghee Fashion Mall, Jeil Pyeonghwa, and Heungin Stardom,
  • Dongdaemun Design Plaza/DDP (Dongdaemun History & Culture Park Station exit 1), merupakan salah satu landmark yang berada di area Dongdaemun Market yang terkenal dengan design bangunannya yang unik, dan mengclaim sebagai "the world largest three-dimensional design". Di dalam DDP ini terdapat art hall, museum dan juga design shop, pengunjung juga bisa naik sampai rooftop, di DDP ini juga sering diadakan event event fashion. Untuk mengambil photo paling bagus malam hari, spotnya dari Lotte Mall, jika planning ke sini jangan lupa agar dicek exhibition menarik yang sedang berlangsung.
  • Namdaemun Market (Hoehyeon Station exit 3) buka setiap hari kecuali Minggu dari jam  05.00 - 17.00, pasar ini merupakan pasar tradisional menjual pakaian, tas, makanan dan lain lain. Untuk membeli souvenir lebih baik beli di toko-toko yang berada dalam bangunan berwarna kuning karena harganya jauh lebih murah, bisa selisih KRW1000-3000/pcs dari tempat lain.
  • Landmark yang terkenal di Itaewon ini adalah Seoul Central Masjid (Itaewon station exit 3) yang merupakan satu satunya masjid yang berada di Korea (saat ini) di tempat ini juga sangat gampang menemukan makanan halal tetapi harganya sedikit lebih mahal dari harga rata-rata restoran yang lain. Restauratant dan resident nya juga lebih multicultural, di kiri kanan jalan Usadan-Ro (jalan yang menuju masjid) banyak sekali kita temukan restaurant dari Timur Tengah, India, Pakistan, Mexico dan lain lain. Selain itu banyak sekali orang orang yang mempunyai tampang dari daerah itu juga berlalu lalang di area ini, kita seolah olah berada di kota lain di Korea, district ini memang terkenal dengan keragamannya. Untuk menuju masjid, setelah keluar dari exit 3 jalan lurus sekitar 150m dan belok kanan ke jalan Usadan-ro kemudian setelah berjalan sekitar 150m lagi belok kiri kke jalan Usadan-ro 10-gil, Seoul Central Masjid berada di ujung jalan ini (sekitar 200m).
  • Gangnam adalah district elit di Korea yang terkenal dengan kehidupan mewahnya, di daerah ini terdapat apgujeong rodeo street (rodeo drive kaya di LA), dan juga Hallyu Star street yaitu Korea Star Road (Bundang Line Apgujeong Rodeo station exit 2). Salah satu yang menarik di Gangnam adalah barisan media pole di sepanjang jalan Ganganam dengan tinggi 12 meter yang disebut project U-Street (ubiquitous street) dengan layar sentuh yang berfungsi sebagai media informasi, map jalan, lampu jalan, photo, main game dan lain lain. Sayang waktu kami kemari media pole ini tidak menyala (padahal sudah malam), di sudut jalan ini juga (exit 2/3) terdapat photobooth "Gangnam Style".



Day 10, Hostel-Airport-KL (menginap di KLIA2)

Day 11, KL-Jakarta


Info & Tips
  • Install aplikasi maps me dan download maps kota yang kita butuhkan (seoul, busan dll), map ini kita bisa pakai offline, sangat berguna kalau kita tidak langganan wifi/data. Tidak semua nama/alamat lokasi bisa di search dengan aplikasi ini, penggunaan latitude sangat disarankan.
  • Install aplikasi subway di handphone, saya pribadi lebih suka menggunakannya daripada versi hardcopnya
  • Money changer, base on pengalaman penarikan tunai saya rekomendasikan. Pada hari yang sama saya tarik tunai dengan rate 10.9 sementara saat saya belanja dengan kartu kredit (CIMB Niaga) exchange rate yang digunakan 11.44, dan waktu beli tunai di Indonesia (ambassador) ratenya 11.4
  • Lengkapi alamat/nama tujuan (hotel,tempat wisata dll) dengant tulisan hanggul, untuk mempermudah bertanya dan mendapatkan informasi
  • Web untuk informasi dan tempat tempat wisata di Korea:  http://www.visitseoul.net/en/  ; http://english.visitkorea.or.kr/enu/index.kto
  • Booking tiket ITX online, http://www.letskorail.com/ebizbf/EbizBfTicketSearch.do , sebaiknya booking online agar bisa dapat seat khususnya kalo weekend. 
  • Free Photo dengan Hanbok : (1) Seoul Global Cultural Center, ged M.Plaza lt.5 Myeong-dong 2Ga (3) Myeongdeong Tourist Information Centre (4) Kantor Pusat KTO (5) Namsam Tower








May 13, 2016
natalenaputri
Backpacker Traveller Updated at: May 13, 2016

11 comments:

  1. Sangat membantu sekali! Terimakasih mba untuk info nya :)

    ReplyDelete
  2. sy sangat tertarik sekali membaca ini, jika boleh tahu berapa minimal budget yg dibutuhkan untuk bisa jln2 selama 11 hari (diluar tiket pp)? Terimakasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah kok, kmrn kita sktr 4 juta diluar makan ya. Kalo makan terganguntung masing2 sih .

      Delete
  3. Biaya untuk 11 hari berapa ya kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah kok, kmrn kita sktr 4 juta diluar makan ya. Kalo makan terganguntung masing2 sih .

      Delete
  4. Wah menarik sekali....
    Harus menabung dulu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas. dan sering2 browsing tiket murah.

      Delete