Bisik Kata

Monday, July 3, 2017

Berjuta rasa berkecambuk di dalam dada,
tercabik, terluka dan tersisihkan
bagaikan godam besar menghantam
rasanya hancur remuk di dada


Dalam tanya kau bisikkan doa keTuhanmu
dalam tangis kau basuh lukamu
berharap akan pergi usai air mata mengering
tapi dia masih bertahan, meninggalkan perih teramat dalam


Selalu dan selalu
itu adalah perjuanganmu sendiri
dulu, sekarang dan besok
tanyaku, siapakah engkau


Mungkin akan lebih baik
jika engkau pergi jauh
karena memang kau tidak pernah ada
Kau sendiri!




Jakarta, June 2016



July 03, 2017
natalenaputri
Backpacker Traveller Updated at: July 03, 2017

0 comments:

Post a Comment