Pulau Tujuh Maluku Tengah

Monday, July 31, 2017

Hari ini jadwal kami sangat padat, jadi pagi pagi sekali kami sudah berangkat. Tujuan pagi ini adalah Pulau Tujuh yang katanya sekarang hanya tinggal 6 pulau yaitu Pulau Isau, Pulau Tengah, Pulau Alee, Pulau Air, Pulau Tua dan Pulau Besar.

Pulau Isau Ambon
Pulau Isau - salah satu pulau diantara Pulau Tujuh di Pulau Seram

pulau-tengah-seram-maluku

Diyakini 1 pulau yang lain telah hilang/tenggelam. Karena keterbatasan waktu, kami hanya akan mendatangi 3 pulau saja yaitu pulau Isau, pulau Tengah dan pulau Alee.
pulau-isau-ambon
pulau-isau-seram-maluku

Untuk masuk ke Pulau Tujuh ini kita harus membayar biaya konservasi sebanyak Rp. 250.000/kapal, sebenarnya cukup mahal tetapi lebih masuk akal dibandingkan pengalaman traveller yang saya baca di blog, mereka harus membayar tambahan Rp. 1.000.000 diluar sewa kapal dan karena itu banyak traveler yang tidak memutuskan mengunjungi pulau-pulau ini.
pulau-tengah-underwater
pulau-tengah-underwater

Arus di Pulau Tujuh ini  cukup kencang walau tidak bisa dipungkiri kalau karang karangnya cukup indah tetapi sangat butuh extra kerja keras melawan arus bahkan aku dan Jois harus "diselamatkan" dengan kapal yang terpaksa menjemput kami karena tidak sanggup untuk berenang lagi menuju kapal entahlah karena arusnya yang sudah terlalu kencang atau karena kehabisan tenaga buat tertawa.
pulau alee ambon

Lelah melawan arus di Pulau Tengah kami pun berlabuh di Pulau Alee untuk makan siang, menambah energy biar kuat untuk spot selanjutnya. Di pulau Alee ini tidak ada orang lain, jadi beberapa jam kedepan pulau ini menjadi milik kami pribadi.

pulau-alee-maluku
pulau-alee-makan siang

Setelah makan siang kami trekking di Hatu Pahu Pahu di dusun Hatu Holong, Sleman. Untuk mencapai view poin-nya hanya trekking  sekitar 15 menit.  Selain Hatu Pahu Pahu  pilihan trekking lainnya adalah Bukit Kilinanti, lama trekking sekitar 30 menit.
hatu-pahu-pahu-medan-trekking

Di puncak Hatu Pahu Pahu sudah dibangun gazebo oleh warga untuk pengunjung agar bisa menikmati view dengan lebih santai. Mungkin kalau mau berlama lama di atas bisa membawa kelapa muda buat diminum diatas.  Sebaiknya dipesan dulu jadi pada saat kita sampai kelapa mudanya sudah ada. Mereka meminta uang masuk Rp. 100.000/grup tidak memandang jumlah orangnya. Menurut saya seharusnya mereka mengenakan biaya per orang agar lebih adil buat rombongan yang kecil.
Hatu Pahu Pahu Pulau Ora
Hatu Pahu Pahu Pulau Ora
Hatu Pahu Pahu Pulau Ora




July 31, 2017
natalenaputri
Backpacker Traveller Updated at: July 31, 2017

15 comments:

  1. 250.000/kapal
    1 kapal bisa untuk berapa orang kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu uang masuknya. kalo kapalnya kapasitas 10 bisa.

      Delete
  2. tempatnya indah banget gan luar biasa

    ReplyDelete
  3. pemandangannya memukau
    namun pengunjung harus hat-hati dalam menjaga kebersihan

    ReplyDelete
  4. masih fresh banget disana kayanya. saran nih gan gambar nya diperbesar lagi seperti yang terakhir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang sengaja dikecilin biar loadingnya lebih cepat

      Delete
  5. keren, semoga bisa sampe kesitu...

    ReplyDelete
  6. ini dia punya indonesia nih, kadang orang gk tau kan kalo indo punya keindahan alam kayak gini,

    ReplyDelete
  7. ih kerennya aku paling suka ngeliat pulau Alle yang masih sepi

    ReplyDelete
  8. Pantainya bagus banget masih bersih putih gak kayak pantai di pulau jawa

    ReplyDelete