Explore Eropah [Part 1] : The background, Die Die Must Go

Bagaimana perasaanmu saat mendapatkan free ticket ke Eropah? Pasti senang banget dong. Begitu juga aku. Tapi aku juga diliputi keraguan karena situasiku agak sedikit ribet. Ijin kerjaku akan berakhir di Desember dan aku tidak berniat untuk memperpanjang dan aku juga planning untuk meneruskan sekolah yang tentunya membutuhkan biaya. Tapi tawaran belum tentu datang dua kali kan ya? Aku kemudian berterus terang dengan si boss dan dia mendukungku, ijin kerjaku diperpanjang 6 bulan walaupun dia tahu aku akan resign sepulang dari Eropah dan malah menawarkanku untuk mengambil cuti 1 bulan, sambil menjernihkan pikiran agar aku tidak jadi resign (tawaran yang menarik, tapi keputusanku sudah bulat). Sepertinya aku memang "direstui" untuk berangkat, tiket pesawat pun dipesan.

Tidak ingin "rugi" dengan tiket ke Eropah yang mahal, saya menyusun itinerary yang sangat padat bahkan teman saya bilang "itinerary saya gila".  Dengan terpaksa saya mengeluarkan German dan Belgium dari itineary dan mengirimkan ulang ke teman saya, tetapi dia tetap menganggap itinerary saya itu gila dan menawarkan itinerary ala dia yang mendiskon banyak tempat. Dia takut kami akan terlalu kelelahan dan jatuh sakit tetapi aku ngotot untuk mempertahankan itinerary yang terakhir saya ngotot bahwa kami kuat,sehat, bla.....bla..., meminjam istilah singlish "die die must go" akhirnya ia pun mengalah.

PR terberat adalah menyusun fix itinerary, connecting transportasi murah antara kota dan negara (cost dan waktu menjadi pertimbangan yang sangat penting bagi kami). Untunglah the power of internet sangat membantu, 1 bulan sebelum keberangkatan, visa, fix itinerary,transportasi done bahkan banyak yang sudah kami beli karena membeli jauh-jauh hari kita bisa mendapatkan harga yang sangat murah.


Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser