Panduan dan Itinerary Eropa

Menyusun itinerary tidaklah gampang apalagi jika kita ingin mengexplore banyak negara dan kota khususnya jika waktu dan uang menjadi pertimbangan. Bagaimana saya menyusun itineray ini?
  1. Saya menentukan negara yang akan saya kunjungi, lalu mencari connecting transportasi yang paling murah antara negara tersebut.
  2. Kemudian saya menentukan kota apa saja yang ingin saya kunjungi di masing masing negara dan mencari connecting transportasi juga.
  3. Kemudian saya menggabungkan poin 1 dan 2 dengan bantuan map
Dengan cara itulah saya membuat itineray ini, butuh waktu tapi saya cukup puas dengan biaya transportasi yang saya keluarkan yang tidak begitu mahal. Perjalanan ini dilakukan di tahun 2010, saat itu rate SGD masih sekitar Rp 6.500an dan Euro masih sekitar Rp 12.500an.

Total biaya  termasuk tiket pesawat tapi tidak termasuk visa sekitar Rp. 28.000.000, kalo nggak salah tiket waktu itu sekitar SGD 1300-an.  Lama perjalanan 21 hari, mengunjungi 5 negara yaitu Paris, Spanyol, Italy, Switzerland dan Belanda ; 15 kota yaitu Paris, Lyon, Barecelona,Sevilla, Madrid, Roma, Florence, Venice, Lacussa, Geneva, Lucerne, Zurich, Amsterdam ; 2x penerbangan domestic ; 3x menginap di kereta ; 2x menginap di bus ; 7x menginap di hostel

Biaya hostel kami rata-rata Euro 18 -  30/hari. Mostly kami menginap di dormitory kecuali di Florence dan Roma. Kami menghabiskan biaya makan sekitar € 8 – 20/day saat travelling dan hampir gratis kalau lagi tinggal di rumah teman di Lyon.

Berikut ini rute perjalanan kami disana, sekaligus beberapa info/tips yang mudah mudahan bisa berguna.

1. Singapore – Paris (Day 1)
Saya memang harus sampai dan pulang dari Negara ini karena kondisi tiket harus begitu.
=>Tips & Info : Biar irit bisa cari tiket yang murah ke negara lain, biasanya ke Belanda lebih banyak promonya.

2. Paris – Lyon (Day 2)
Kebetulan saya punya teman tinggal disini, jadi saya membuat kota ini sebagai basecamp kebetulan teman ini juga ingin ikut explore Eropah nantinya. Dari Paris – Lyon kami naik TGV, sampai di Lyon sudah siang. Hari ini istirahat saja dan makan malam keluar
=>Tips & Info : Walaupun menarik, kota ini bisa diskip dulu. Mendingan ke kota kota lain atau memberikan waktu lebih panjang untuk explore Paris.

3. Lyon – Barcelona (Day 3 & 4)
Masih Jetlag sebenarnya, tetapi saya benar benar tidak ingin membuang waktu. Subuhnya kami di drop ke bandara, dan kami terbang dengan Ryan Air (budget airlines) ke Barcelona. Kami menginap di Central Garden Hostel One. Kami sampai masih pagi, jadi ada waktu 2 hari untuk explore kota Barcelona
=> Tips & Info : Barcelona menjadi kota tujuan pertama karena hanya ke kota ini yang tiketnya paling murah dari Lyon tanpa kami harus kembali ke Paris. Dari Lyon sebenarnya juga bisa ke Switzerland (lumayan murah juga) tetapi Negara ini akan masuk di leg kedua dalam perjalanan kami. Bisa juga ke Milan, tetapi Milan tidak termasuk salah satu tujuan kami di Italy.

4. Barcelona - Sevilla (Day 4 & 5)
Kami naik kereta malam ke Sevilla (irit hotel 1 malam), sampai di Sevilla masih pagi. Kami langsung ke stasiun untuk menitip tas di locker dan explore Sevilla.
=> Tips & Info : Sevilla ini merupakan UNESCO World Heritage. Kotanya menarik, kalau hari minggu kita masih bisa meliha para wanita menggunakan pakaian traditional Spanyol lengkap dengan hiasan rambutnya ke gereja. Kalau tidak punya waktu banyak bisa explore dengan bus hop and off. Dan karena connecting transportasinya yang bagus antara Barcelona – Sevilla – Madrid, makanya saya memilih kota ini.

5. Sevilla – Madrid (Day 5 & 6)
Malamnya kami naik bis ke Madrid (irit hotel lagi 1 malam). Bis nya lumayan besar dan nyaman, perjalanan juga lancar. Sampai di Madrid pagi hari, check in di Hostel El Pillar dan explore kota Madrid dengan bus hop and off.

6. Madrid – Roma (Day 7 & 8)
Pagi harinya kami naik pesawat Jet....ke Roma (budget airlines) juga. Hari ketujuh kami explore kota Roma sampai malam hari. Di hari kedelapan kami ke Vatican dan Gereja St Petrus. Untuk menghemat waktu antri ke dalam Vatican kami ikut tour dengan harga pelajar (beruntunglah kami yang punya badan imut). Kami menginap di Domus Elisa, tidak jauh dari Colloseum.
=>Tips & Info : Madrid menjadi exit city dari Spanyol karena ada direct pesawat dari Madrid ke Roma dengan biaya yang murah. Kereta dan bis bukan pilihan yang bagus disini, selain waktunya harganya juga bisa lebih mahal.

7. Roma – Florence (Day 8 & 9)
Sore hari kami naik kereta ke Florence, sampai di Florence sudah malam, explore kota Florence di malam hari. Keesokan paginya kami melanjutkan explore kota Florence. Di Florence kami menginap di II Ghiro

8. Florence - Venice (Day 9 & 10)
Sore harinya kami naik kereta ke Venice. Sampai di Venice sudah malam, melihat suasana kota Venice di malam hari. Keesokan paginya kami baru mulai explore kota Venice. Di Venice kami menginap di B & B Ai Musi cidi

9. Venice – Lyon (Day 10 – 13)
Kami kami sleep train ke Lyon (transit di Paris). Sampai di Lyon sudah siang, istirahat memulihkan tenaga. Keesokan harinya kami naik mobil ke Lacussa untuk bermain ski. Hari ketigabelas kami explore kota Lyon seharian.

10. Lyon – Geneva (Day 14)
Kami naik kereta pagi ke Geneva, terus explore Geneva beberapa jam.

11. Geneva – Lucerne (Day 14 & 15)
Sorenya kami kereta ke Lucerne, sampai di Lucerne udah malam. Check in di Twins Minbak B & B. Paginya kami berangkat ke Mt. Titlis, bermain main disana sampai siang hari.
=>Tips & Info : Jika punya waktu lebih, tinggallah lebih lama disini karena banyak yang bisa diexplore, alamnya begitu indah. Atau bisa menginap juga di Interlaken, kota terakhir sebelum Mt. Titlis

12. Lucerne – Zurich (Day 15)
Sorenya kami berangkat ke Zurich, explore Zurich beberapa jam

13. Zurich – Amsterdam (Day 15-17)
Kami naik kereta malam ke Amsterdam dan sampai di Amsterdam pagi hari. Menginap di hotel dekat dengan central station. Saya lupa namanya karena kita walk in.
=>Tips & Info : Hampir semua tempat wisata bisa ditempuh dengan berjalan kaki, atau kalau malas bisa sewa sepeda. Tour dengan kapal, mengelilingi kanal di Amsterdam layak dicoba.

14. Amsterdam - Paris (Day 17)
Malamnya kami naik bis ke Paris. Walau perjalanan panjang jalanannya sudah bagus, tidak macet (sempat stuck sebentar waktu melewati Belgium karena tidak ada mobil yang mengalah pas persimpangan).

15. Paris – Lyon - Boismorand (Day 18-19)
Sampai di Lyon siang, unpacking dan repacking. Malamnya kami berangkat dengan mobil ke Boismorand, menginap di rumah teman. Keesokan harinya (hari ke 19) kami ke Castle de Sully, malamnya dinner dengan keluarga teman.

16. Boismorand – Paris (Day 20)
Paginya didrop ke Paris, lanjut explore kota Paris. Menginap di St. Christopher

17. Paris – Singapore (Day 21)
Penerbangan kami siang hari dari Paris

General Info & Tips :
  • Belilah tiket kereta/pesawat jauh hari sebelumnya karena harganya bisa sangat murah, bisa lebih dari 50%


  • Untuk biaya makan bisa ditekan dengan masak atau membeli sandiwich atau makanan lainnya di minimarket


  • Manfaatkan Couchsurfing untuk menghemat biaya hostel 


  • Informasi lengkap mengenai transportasi antar kota/negara seat61


  • Budget airlines di Eropah :  RyanAir, EasyJet, Vuelling, WizzAir dan Transavia 


  • Bis antar kota/negara di Eropah : Eurolines, Polski Bus-Polandia, Student Agency-Republik Ceko, Megabus-Inggris, Blaguss-Austria dan Baltour-Italia


  • Kereta cepat antar kota/negara : Thalys, TGV dan Eurostar. Untuk membeli tiket kereta bisa juga di raileurope. Cek masing masing web karena kadang kadang harga yang ditawarkan berbeda.


  • Euro Rail Pass atau yang regular ? Tergantung seberapa banyak kamu akan menggunakan kereta, jika perjalanan kamu akan menggunakan kebanyakan kereta saya sarankan untuk membeli EuroRailPass. Saya sendiri tidak menggunakannya karena itinerary saya mix antara kereta, pesawat dan bis. Tiket yang paling mahal saya beli cuma Sleeper train Venice - Lyon sekitar Euro $107, sementara yang lainnya cuma sekitar Euro $ 28 -  50


  • Masing masing transportasi antar kota tersebut memberikan promo pada waktu waktu tertentu, sering sering dicek saja atau subscribe malah lebih bagus. 




  • Reaksi:
    Share this with short URL:

    You Might Also Like:

    Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
    Show Parser Hide Parser