Gagal Beli Susu Kuda di Sumbawa

Walaupun kami sudah menawarkan si bapak kapal untuk tidur di homestay saja, dia tetap memutuskan untuk tidur di kapal dan belum juga subuh dia sudah ada di homestay, meminta kami untuk segera siap siap pulang karena ombak dan angin sangat kencang. Langit memang tampak gelap, tidak mungkin juga kami melihay sunrise pagi ini. Beberapa spot yang rencananya akan kami kunjungi pagi ini sebelum pulang seperti Ai Manis, pantai Brang Sedo, Poto Jarum dan melewati pantai di  depan resort Amanwana terpaksa dibatalkan.

Ombak memang sangat kencang, kata si bapak ini karena pengaruh angin juga. Ombak tidak hanya menerpa dinding kapal, tetapi juga ikut ikutan mengguyur kami, mengayunkan kapal kami dengan cukup keras. Si bapak kapal sangat focus mengarahkan kapalnya, mencoba menghindari ombak yang cukup besar, sangat ahli dibidangnya. Debi tampak sangat cemas, memakai erat pelampungnya sambil mengucapkan doa doa sedangkan kami bertiga agak sedikit sinting, setiap ombak menerpa kami malah teriak kegirangan dan ketawa ketawa, semakin besarnya ombaknya semakin kecang teriakan kami. Akhirnya Debi bisa menarik napas dengan lega setelah dari 3 jam diombang ombingkan ombak saat berlabuh di Ai Bari.
Bang Ian sudah menjemput kami dengan mobil sewa dan membawa kembali ke kota Sumbawa untuk mengambil tas kami di hotel dan juga membeli oleh oleh madu dan kopi Sumbawa, sayang permen hasil susu kuda yang dipermentasi tidak ada, padahal aku ingin mencoba.
Bang Ian juga membawa kami mampir ke istana 'Dalam Loka" yang berbentuk rumah panggung, terbuat dari kayu Jati. Istana ini sekarang digunakan sebagai museum dan juga sanggar budaya, tampak beberapa anak yang sedang latihan menari. Terima kasih bantuan Bang Ian dan teman teman lain selama di Sumbawa.
Malam terakhir di Lombok kami ingin sedikit memanjakan diri sehingga membooking kamar di Puri Mas Boutique. Perjalanan telah usai tetapi memory akan tetap  tersimpan.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser