Pulau Tujuh Maluku Tengah

Hari ini jadwal kami sangat padat, jadi pagi pagi sekali kami sudah berangkat. Tujuan pagi ini adalah Pulau Tujuh yang katanya sekarang hanya tinggal 6 pulau yaitu Pulau Isau, Pulau Tengah, Pulau Alee, Pulau Air, Pulau Tua dan Pulau Besar.


Diyakini 1 pulau yang lain telah hilang/tenggelam. Karena keterbatasan waktu, kami hanya akan mendatangi 3 pulau saja yaitu pulau Isau, pulau Tengah dan pulau Alee.

Untuk masuk ke Pulau Tujuh ini kita harus membayar biaya konservasi sebanyak Rp. 250.000/kapal, sebenarnya cukup mahal tetapi lebih masuk akal dibandingkan pengalaman traveller yang saya baca di blog, mereka harus membayar tambahan Rp. 1.000.000 diluar sewa kapal dan karena itu banyak traveler yang tidak memutuskan mengunjungi pulau-pulau ini.

Arus di Pulau Tujuh ini  cukup kencang walau tidak bisa dipungkiri kalau karang karangnya cukup indah tetapi sangat butuh extra kerja keras melawan arus bahkan aku dan Jois harus "diselamatkan" dengan kapal yang terpaksa menjemput kami karena tidak sanggup untuk berenang lagi menuju kapal entahlah karena arusnya yang sudah terlalu kencang atau karena kehabisan tenaga buat tertawa.

Lelah melawan arus di Pulau Tengah kami pun berlabuh di Pulau Alee untuk makan siang, menambah energy biar kuat untuk spot selanjutnya. Di pulau Alee ini tidak ada orang lain, jadi beberapa jam kedepan pulau ini menjadi milik kami pribadi.

Setelah makan siang kami trekking di Hatu Pahu Pahu di dusun Hatu Holong, Sleman. Untuk mencapai view poin-nya hanya trekking  sekitar 15 menit.  Selain Hatu Pahu Pahu  pilihan trekking lainnya adalah Bukit Kilinanti, lama trekking sekitar 30 menit.

Di puncak Hatu Pahu Pahu sudah dibangun gazebo oleh warga untuk pengunjung agar bisa menikmati view dengan lebih santai. Mungkin kalau mau berlama lama di atas bisa membawa kelapa muda buat diminum diatas.  Sebaiknya dipesan dulu jadi pada saat kita sampai kelapa mudanya sudah ada. Mereka meminta uang masuk Rp. 100.000/grup tidak memandang jumlah orangnya. Menurut saya seharusnya mereka mengenakan biaya per orang agar lebih adil buat rombongan yang kecil.


Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser