Death Forest Papandayan


Untuk jalur pulang hari ini kami tidak akan melalui jalur yang kemarin karena akan lebih jauh jika kami ingin Summit. Kami akan turun dari Death Forest dengan medan yang lebih berat tetapi dengan jalur yang lebih pendek. Untuk mencapai puncak bisa melalui 2 jalur yaitu jalur Spider (langsung ke puncak Gunung Papandayan) dan jalur Death Valley (jalur ke puncak melewati Tegal Alun ). Pada umumnya para pendaki naik dari jalur Death  Valley.

Jarak Pondok Salada ke Death Forest sekitar setengah jam. Tempat ini merupakan salah satu daya tarik dan keunikan gunung ini, yaitu hamparan pohon-pohon kering menghitam yang disebabkan oleh erupsi Gunung Papandayan.


Karena medannya yang terjal, yang ikut summit hanya aku, Harry dan Debi dan diguide kang Firman sementara yang lain menunggu di Death Forest. Sebelum menuju puncak papandayan kita akan melewati padang edelweiss, Tegal Alun yang berjarak sekitar 30 - 45 menit dari Death Forest.


Menurut informasi jarak dari Tegal Alun ke puncak papandayan itu sekitar 45 menit - 1 jam, tetapi kami menghabiskan waktu sekitar 2 jam dari Death Forest - Puncak 2 Papandayan, ini sudah plus foto-foto narsis di sepanjang perjalanan khususnya di Padang Edelweis. Menurut informasi kang Firman di salah sudut Padang Edelweis ini terdapat sebuah kolam, yang dikelilingi oleh bunga Edelweis tapi sayang waktu kami kesana kolamnya "raib". Mungkin kering karena musim kemarau? Mudah-mudahan saja.

Perjalanan pulang dari puncak papandayan lebih singkat, sekitar 1 jam 15 menit kami sudah sampai di Death Forest.Jalur pulang ini lebih berat dari jalur kemarin, turunan yang curam dengan medan tanah yang berkerikil.Harus benar-benar fokus untuk menemukan pijakan kaki, sempat terjatuh terduduk untung jatuhnya pas di tanah yang tidak berbatu, tidak kebayang kalau jatuhnya di tempat yang berbatu.



Jalur turunan ini tidak begitu panjang and menurutku pemula juga bisa ( i am beginner too)  dan really ini bisa short cut time travelling sekitar 2 jam.


Kami sampai di basecamp sekitar 15.30, dengan pick up dan disambung dengan angkot kami kembali ke tempat kang Arif dan sekitar jam 6 kami berangkat ke terminal guntur untuk mengejar bis pukul  8 malam.  The journey of this trip is ended, but i'm sure there are a lot of journey waiting ahead.


Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

Use parse tool to easy get the text style on disqus comments:
Show Parser Hide Parser